Saya meng deactive akun Facebook saya beberapa hari ini. Twitter pun saya gembok. Alasannya? Menjemukan! Rasanya cape, tapi gak tau cape karena apa. Seperti memelihara dua hewan peliharaan yang menguras waktu.
Mendandani mereka dengan foto keren nan lucu. Menambahkan quot-quot labil. Laporan ada di mana, mau ke mana, sedang apa, bersama siapa. Melancarkan sederet #KODE pada orang tertentu atau pada orang yang kita (malu-malu) sukai. Curhat mampus. Berdoa kayak yang benar. Sombong tentang apapun. Menghujat sesuatu, dll. *sadar gak sadar, pasti saya pernah melakukan itu* *dan saya pun (sialnya) membaca itu pada satatus dan twit orang lain*
Ketika saya mentwit, membuat status, me RT, mengomen atau me replay.. selalu ada keinginan, lagi dan lagi dan lagi dan LAGI, AGAIN, AND AGAIN, DEUI, dan terus membuka social network yang bersangkutan.
Curiosity becomes a heavy hold - Artic Monkey.
Pada FB saya berteman dengan 700an orang yang tidak semuanya saya kenal dengan baik.
bahkan saya punya teman yang namanya "Dheye Holligan rulez celallu chayank vhie" WTF is that?
Saya berteman dengan orang-orang yang saya benci, hanya untuk kesopanan.
Saya men Stalking mantan pacar saya every day and night.. yes yes it's sad.
now its enough!
Untuk beberapa saat mungkin saya tidak akan segaul yang dulu... hehe... Cik nyobain gak punya akun dulu lah:)) toh nenek moyang kita juga bisa survive tanpa itu.. ya kan? YA KAN YAH?
Tidak dipungkiri banyak hal baik jg dari jejaring pertemanan, seperti informasi yg cepat, hangat, aktual, tajam dan terpercaya. Tapi istirahat dulu lah........ :))
*Etapi... kalau 2 hari lg sy ada d twitter jangan d timpukin ya :D*
Pic:http://bit.ly/14Kffjr