Senin, 29 September 2014

Gelisah

Keluarga saya adalah keluarga yang gelisah. 
Gelisah pada suasana ekonomi dan politik Indonesia.

Ada lirik bagus dari The Panas dalam tentang Bandung, yang kalau Bandung diganti oleh kata Indonesia (Izin ya ayah Pidi), dapat mewakili saya dan kedua orang tua saya.

Dan Indonesia, bagiku 
bukan cuma, urusan wilayah belaka. 
Lebih jauh dari itu melibatkan Perasaan, 
yang bersamaku ketika sunyi.

Yap Indonesia adalah perasaan untuk kami. 
Orang tua saya membicarakan politik dengan kilatan-kilatan dimata mereka, ada rasa salut kepada para teladan masyarakat, kadang juga ada rasa sebal atau gemas pada drama-drama di Jakarta sana.
Orang tua saya tidak percaya pada politikus, tapi mereka tidak buta politik.
Didalam hati mereka, ada harapan-harapan mengembang tentang Indonesia yang akan jauh lebih baik.
Saya dan jutaan rakyat Indonesia juga punya perasaan yang sama. Sama-sama resah tentang politik. Tapi haruskah kita menutup mata pada politik karena boring dan terlalu berat?

Ada kutipan menarik dari seorang penyair jerman..
Jadi jangan menutup mata pada politik ya..
Karena hanya ada gelap ketika kita menutup mata.


























*Dan bagaimana perasaan saya tentang politik dalam beberapa hari terakhir?
Saya ingin menangis ketika UU Pilkada disahkan DPR.
Juga ingin menangis lagi ketika tahu ternyata UU Pilkada tetap berlaku sekalipun presiden tidak menandatanganinya.
:((((((((

Jumat, 22 Agustus 2014

MUSTACHE & BEARD

Musik yang membius ada dimana-mana. 
Bisa jadi ada di sela-sela acara gratisan, yang kita kesana pun gara-gara dipaksa teman.

Tinggal di Bandung kok belum pernah ngebahas tentang band sini *PLAK*
Pernah denger Mustache and Beard? Iyeh kumis dan jenggot.
Aduuuh pasti another band minim skill seperti band kepunyaan pacar saya deh.
No No No.....

Jadi gini pada sebuah weekend sekitar pertengahan Mei 2013. Saya dan teman saya Winny, stalking twitter teman sekantor saya yang gaul soal musik-musikan. (Well I kinda like him, back then).
O em ji, dia mau datang ke sebuah gigs!!!

Apakah saya harus mengikuti dia ke acara itu? AAAh... tapi rasanya maleeeees, kebayang aja boringnya nonton band yang gak dikenal. Disisi lain Winny antusias banget, setengah maksa, ngotot, kekeuh....
"Ya udah! Oke fine, kita CAW kesana"

Singkat cerita menurut twitternya si "x" sore itu dia akan datang ke acara "Treasure Island Tour 2013" nya Afternoon Talk. Kelompok musik asal Lampung bergendre folk-pop yang mempromosikan album terbaru mereka “Contradiction”.

FORGIVE ME Afternoon Talk, tapi saya lupa lagu-lagu yang kalian mainkan. I'm in love at the first track sama band pembuka acara ini Mustache and Beard.



Wuiiiiiih "kumis dan jenggot" harusnya band ini sangar-sangar gitu kan, macho, cadas, bikin serem. Well enggak kok,,, they unbelievably adorable. Saya rasa ini adalah momen "Cute-Meet" antara saya dan band ini. Rintik hujan, out door cafe yang mungil, dan lagu-lagu yang membuat saya berdebar-debar.

Bergenre Folks Folky Folka, malam itu Mustache and Beard jadi pusat perhatian kaum hawa dan kaum adam yang hadir. Suguhannya bener-bener fresh deh. Rapi tapi tetep meriah, melodic namun menenangkan.
Beneran deh telinga dan mata kita dimanjakan sama musik dan penampilan mereka. Track mereka seperti "Late Nite" dan "Morning Life" bikin perasaan kita teduh.

Cekidot karya Mustach and Beard di SOUNDCLOUD nya mereka ya !!!!




Rabu, 02 Juli 2014

Lebih takut waria yang sexy atau waria yang berkerudung?

Tahun lalu ketika saya pulang dari BEC di angkot jurusan Caringin-Dago saya ingin sedikit "haha hihi" soalnya ada dua orang waria yang menarik perhatian saya. Si A memakai pakaian serba minim, rok mini, baju ketat, rambut pirang tergerai sebahu, stocking dan heels. Sedangkan si B "o may gad" BERHIJAB!!!! baju tertutup, tapi tetap full make up, dengan kerudung ala-ala kerudung untuk nikahan atau untuk wisudaan.
Apakah waria ini waria yang sudah tobat? Hijab wave bener-bener powerful, dampaknya kemana-mana.



Bagaimana sih perasaan saya soal waria?
Apakah saya takut? Jijik? atau gabungan keduanya?

Di dunia saya yang sempit, saya bingung harus bersikap apa. Acuh sepertinya pilihan yang mudah.
Sebetulnya saya tidak merasakan apa-apa terhadap mereka. Bahkan tidak kasihan sedikitpun. Saya tidak mau dikasihani orang, mereka pun pasti tidak mau dikasihani.
Jijik? Well saya lebih jijik sama dosen saya yang haus pujian dan pilih kasih waktu kuliah dulu.. haha..
Saya pun tidak takut sama mereka.

Ada sebuah headline disalah satu portal berita online yang saya temukan
 "Waria Bisa Bertahan Tanpa Jajakan Diri di Jalanan"
Mereka mungkin waria tapi saya pikir tidak semua waria pelacur.
Siapa coba paling bersemangat ngamennya di Cikapayang?
Siapa yang ngamennya sambil tebar-tebar senyum ramah dan sedikit colek-colek dikolong jembatan Pasupati?
Siapa yang bikin kita ketawa-ketawa didalem angkot ngeliat tingkah mereka yang lagi ngamen?
WARIA

Bulan Mei Lalu seorang waria ditemukan tewas di Jl. Prabu Dimuntur. Apa itu waria yang seangkot dengan saya? Saya kok tidak bisa lupa sama si dia yang berhijab waktu itu.

Kamis, 24 April 2014

Mum & Bipbap

My mum and dad are the successful couple i ever known

Mamah, bipbap dan saya mungkin bukan orang2 yang sempurna.
Tapi kayaknya kami bertiga udah lengkap deh :)
Nanti kalau saya jadi orang tua, saya akan menjadi orang tua yang seperti mereka.
Saya ingin menjadi ibu yang persis seperti mamah saya.

i love you mum & bipbap

Kamis, 16 Januari 2014

"The 27 Club"

"Usia 27 adalah usia yang special" ~kata teman saya ketika dia menginjak usia 27 tahun.
"Kenapa?"
Kabarnya ada semacam perasaan yang hanya timbul pada usia ini.

Usia 27 tahun, umur yang menurut perspektif normal justru dikategorikan “produktif”, sedang segar-segarnya untuk bergiat melakoni hidup. Hari-hari terasa secepat laju kereta api Shinkansen dan sedahsyat semburan gunung Krakatau. Ruang hampa akan ada dimana-mana, tapi ruang party juga dimana-mana. Ada yang bilang diusia 27 tahun hidup tidak mudah, well kalau dipikir-pikir diusia mana sih yang mudah? Seperti main game, disetiap level pasti ada kesulitan. Paling cuma kadar kesulitan yang membedakannya.

Seperti kekasih, pemikiran-pemikiran akan datang dan pergi. Selama 27 tahun hidup, seharusnya kemahiran berfikir secara kreatif, kritis, positif dan negatif sudah terlatih. Masih merasa gelisah? Wajar. Kegelisahan adalah ciri-ciri anak muda. Masih alay? MAN! Masa itu harusnya berakhir waktu Elo dapet gelar sarjana keleees.

Sekarang saya berusia 27 tahun. Usia yang sama ketika Brian Jones, Alan Wilson, Kurt Cobain, Jimi Hendrix, dan Jim Morrisson tutup usia. Fenomena ganjil “wafat di usia 27″ yang banyak terjadi pada musisi rock oleh pengamat subkultur diistilahkan dengan “27 Club” sebagian menjuluki sebagai “Forever 27 Club”.
Berada menjadi salah satu living legends, dipuncak kejayaan, dielu-elukan fans menjadikan kematian mereka terasa sentimentil. Bahkan Wikipedia punya list khusus "27 Club" untuk para musisi terkenal yang meninggal dunia pada usia ini.

Gambar : http://bit.ly/1dxYAFO
One thing lead to another. Seniman, Entertainer, dan Penulis termasuk pekerjaan dengan tingkat depresi tinggi. Orang-orang kreatif cenderung memiliki tingkat lebih tinggi rentan terhadap gangguan mood. Penyebab kematian pada anggota "Forever 27 Club" ini beragam, yang paling sering ditemui adalah drug overdose, Suicide, Car accident. 

Saya berusia 27 tahun, saya bukan rock star. Saya berharap untuk kamu yang sedang berusia 27 tahun (atau yang akan berusia 27 tahun) have a blessed year ahead! Tetap bertahan hidup! Appreciate more, love more, kiss more, have a party, express yourself more, laugh, run, travel, swim, visit your parents more ;) Breathe, LIVE!

Minggu, 12 Januari 2014

CYBERBULLYING OH CYBERBULLIYING (Tips jika kamu jadi korban cyberbulliying)

Pagi ini saya melihat klip Lorde - Royals di TV. Ony teman sekosan saya tiba-tiba masuk,
"Eh ini si Lorde? yang pacarnya di cyberbully yah?"
Memang betul.. James Lowe adalah korban Cyberbullying.

Lorde, 16, 

Dating Photographer 

James Lowe, 24

Courtesy Of Instagram

Rumor menyebutkan bahwa Lorde pernah mengolok-olok musisi seperti Bibber dan One Direction. Rumor ini sudah cukup mengirim ribuan fans mereka untuk membully Lowe habis-habisan.

Serangan ini tidak hanya soal fisik Lowe yang tidak rupawan, tapi yang lebih buruk adalah mereka mempermasalahkan ras Lowe. Yap, jadi bullying ini berfokus pada jelek & cina!

Ada sebuah klip Lowe yang sedang membacakan satu-persatu kalimat yang mengolok-olok dirinya. Diantaranya "Jika kamu bisa memilih warna kulit, warna kulit apa yang akan kamu pilih?"

Padahal menurut Daily News,  Lorde belum pernah dikutip mengatakan sesuatu yang negatif tentang para penyanyi tersebut. Tidak ada bukti kuat bahwa Lorde pernah mengatakan apa-apa tentang One Direction atau penampilan Bieber.

Ini hanya contoh kecil dari ratusn mungkin ribuan cyberbullying yang terjadi diseluruh dunia. Banyak kasus lain yang berakir dengan korban mengakhiri hidupnya. Masih ingat korban Cyberbullying asal Yogyakarta, Yoga Cahyadi yang menghabisi nyawanya sendiri karena tekanan dan hujatan akibat gagalnya acara musik Locstock Fest 2. Dalam kicawan terakhirnya Yoga mengucapkan "Trimakasih atas sgala caci maki @locstockfest2..ini gerakan..gerakan menuju Tuhan..salam".

Yuk mulai dari kita sendiri, jangan sampai kegiatan kita di sosial media atau di forum lainnya terkait dengan cyberbullying. Misalnya memang pasti gatel banget pengen ikutan mencela celotehannya Farhat Abas di akun @farhatabbaslaw tapi sebenar-benarnya kalau kita tanya pada diri kita sendiri kan sama sekali gak ada manfaatnya. Malah jadinya kita ikut mengsukseskan kegiatan cyberbullying.

Ada dua sisi dalam cyberbullying yaitu sisi pelaku dan sisi korban, nah inilah hal-hal yang bisa kita lakukan kalau kita berada disisi korban: (Dikutip dari beberapa portal informasi sebelah)

1. JANGAN MERESPON! Ini adalah fase yang paling susah. Tapi begitu kita merespon, keadaan akan menjadi juh lebih buruk. 
2. SIMPAN BUKTI! Dengan tidak merespon cyberbully bukan berarti kita hanya diam dan tidak berbuat apa-apa. Segera capture dan simpan pesan, gambar atau materi pengganggu lainnya yang dikirim pelaku. Lalu jadikan sebagai barang bukti saat melapor ke pihak-pihak yang bisa membantu.
3. PUTUSKAN KOMUNIKASI! Blok akun pelaku Cyberbully. Tenangkan diri, jauhi akses dunia maya. Dengan begitu aksi pelaku akan menjadi sia-sia.
4. AJUKAN KELUHAN! Ada fitur "report abuse" pada Facebook dan Twitter, ini dapat membuat si akun pem-bully terblokir. Atau minta bantuan teman-teman untuk bersama-sama mengklik tombol "report as spam" pada Twitter agar si pelaku di-deaktivasi oleh admin Twitter. Jika serangan datang melalui email, kita dapat melaporkannya ke penyedia layanan tempat si pelaku cyberbully mengakses Internet.
5. AMBIL TINDAKAN HUKUM! Jika si pelaku cyberbully sudah berlaku lebih jauh lagi dengan meneruskan serangan dan menjelekkan di forum publik, jangan takut untuk mengambil jalur hukum. Hubungi teman atau orang yang memahami aspek hukum, dan coba bicara dengan mereka, tindakan apa yang tepat. (Sumber tips:Internet Sehat)